Pedoman Akademik

  1. REGISTRASI DAN HEREGISTRASI MAHASISWA
  1. Pendaftaran, Seleksi Dan Penerimaan Mahasiswa
  1. Persyaratan Umum
    1. Telah lulus SMA, SMU, Madrasah Aliyah (IPA atau IPS), SPK minimal lulusan tahun 2004.
    2. Tinggi badan : Pria minimal 155 cm dan Wanita minimal 150 cm.
    3. Sehat jasmani dan rohani

 

  1. Persyaratan Administratif
  2. Foto Copy Ijazah yang sudah dilegalisir/

surat keterangan lulus                                                         :1 lembar

  1. Foto Copy NEM yang sudah dilegalisir                             :1 lembar
  2. Pas Foto terbaru :
  • Berwarna ukuran 4x6                                                     :3 lembar
  • Berwarna ukuran 3x4                                                     :3 lembar
  1. Bussines File                                                                       :1 lembar
  • Warna merah untuk S1 Keperawatan
  • Warna hijau untuk D III Kebidanan
  • Warna  biru untuk Ners
  1. Masa Pendaftaran

Pendaftaran dilaksanakan sebanyak 2 gelombang dimulai setiap tahunnya pada bulan Februari sampai dengan akhir Agustus.

  1. Materi Seleksi
  1. Uji Tulis :
  • IPA terpadu
  • Matematika
  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Indonesia
  1. Tes Kesehatan
  2. Wawancara

 

  1. Registrasi Mahasiswa Baru Dan Lama

 

  1. Bagi mahasiswa baru diwajibkan registrasi dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Lulus uji seleksi tertulis, kesehatan, dan wawancara
  2. Menandatangani surat pernyataan kesanggupan orang tua/wali/instansi untuk menanggung biaya studi.
  3. Menandatangani Surat Kesediaan mematuhi semua tata tertib dan peraturan yang berlaku di Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  4. Melampirkan surat ijin dari instansi tempat bekerja bagi calon mahasiswa yang sudah bekerja atau dari suami/istri jika yang bersangkutan telah menikah.
  5. Mengambil formulir pembayaran Bank serta menyerahkan kembali tanda bukti salinan pembayaran Bank yang minimal di bayar 50% dari total biaya semester I sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
  6. Mengambil KRS untuk mata kuliah yang ditempuh di semester I.
  7. Wajib mengikuti Orientasi Program Studi dan Pengembangan Kampus (OPSPEK).
  8. Surat pernyataan kesanggupan mengikuti Program Studi yang ditandantangai diatas materai dan diketahui oleh Wali/Orang Tua Mahasiswa.

 

  1. Bagi mahasiswa lama diwajibkan registrasi ulang (Heregistrasi) dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Mengambil formulir pembayaran Bank serta menyerahkan kembali tanda bukti salinan pembayaran Bank yang minimal dibayar 50% dari total biaya semester yang akan ditempuhnya. Sebelum perkuliahan dimulai.
  2. Mengisi KRS untuk mata kuliah di semester yang akan ditempuhnya dengan terlebih dahulu meminta pertimbangan dosen PA atau dosen wali dan dikembalikan kemasing-masing bagian yang tertera di bagian bawah KRS.

 

  1. Terlambat membayar SPP
    1. Mahasiswa yang terlambat membayar SPP tidak akan dilayani dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    2. Mahasiswa yang belum membayar SPP tidak diperkenankan mengikuti ujian (UTS/UAS) kecuali sudah mendapat surat dispensasi dari pembantu Ketua I Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
    3. Nilai ujian tidak dikeluarkan sebelum mahasiswa melunasi pembayaran SPP.

 

  1. Terlambat her-registrasi

Mahasiswa yang tidak melakukan her-registrasi sampai waktu terakhir yang sudah ditentukan dianggap tidak aktif pada semester tersebut dan kepadanya dikenakan sanksi:

  1. Tidak berhak memperoleh pelayanan administrasi dari Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  2. Jika ingin aktif kembali pada semester berikutnya harus membayar biaya sebesar 100% dari biaya tetap yang telah ditentukan pada semester sebelumnya.
  3. Mahasiswa yang tidak melakukan her-registrasi selama empat semester berturut-turut, dinyatakan mengundurkan diri dari Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Mahasiswa Pindahan
  1. Bagi mahasiswa pindahan dari lembaga pendidikan lain yang sejenis harus mendapatkan persetujuan dari ketua program studi.
  2. Untuk dapat diterima sebagai mahasiswa pindahan harus memenuhi syarat sebagai berikut :
  1. Mahasiswa tersebut tidak sedang bermasalah dipergguruan tinggi asal atau pelanggaran hukum lainnya.
  2. Menyerahkan dokumen asli Transkrip Nilai, Surat Keterangan Pindah dari pimpinan perguruan tinggi asal, foto copy ijazah dan NEM dari SMU/MA.
  3. Mengikuti wawancara yang diadakan oleh pendidikan. 
  1. Satuan kredit semester (SKS) dari mahasiswa pindahan hanya akan diakui jika jenis mata kuliah dan jumlah SKS yang telah diitempuh sesuai dengan jenis mata kuliah dan jumlah SKS yang berlaku di Stikes Citra Delima Bangka Belitung dengan minimal nilai mutu C.
  2. Mahasiswa pindahan diwajibkan memenuhi ketentuan administrasi sebagaimana diberlakukan pada mahasiswa baru dan menandatangani surat perjanjian mentaati peraturan yang berlaku di Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  3. Mahasiswa pindahan program profesi harus menunjukkan izin/tanda kelulusan program sarjana/tahap akademik dengan IPK sekurang-kurangnya 2,50 serta memenuhi ketentuan administrasi sebagaimana berlaku pada mahasiswa baru.

 

  1. Status Mahasiswa  (Cuti, Non Aktif dan Aktif Kembali)

Pedoman cuti akademik, non aktif dan aktif kembali di keluarkan oleh Ketua Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

  1. Cuti akademik
    1. Cuti akademik adalah masa tidak mengikuti Kegiatan Akademik sementara dalam kurun waktu tertentu dengan izin tertulis dari ketua Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
    2. Izin cuti akademik dapat diberikan untuk mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan akademik minimal dua semester. Izin diberikan selama satu semester dan dapat diperpanjang maksimal dua semester berturut – turut (maksimal 4 semester).
    3. Cuti studi tidak diperhitungkan dalam masa studi.
    4. Mahasiswa yang diijinkan mengajukan cuti studi adalah:
  1. Telah bebas dari evaluasi dua tahun atau terancam pemutusan studi.
  2. Semester sebelumnya harus dalam status aktif.
  3. Tidak sedang melaksanakan skripsi atau tugas akhir.
  4. Tidak mempunyai tanggungan pinjaman perpustakaan, keuangan maupun laboratorium.
    1. Permohonan cuti studi diajukan yang bersangkutan kepada Ketua Program Studi dalam masa her registrasi dan paling lambat satu minggu sebelum berakhirnya her registrasi semester yang bersangkutan dengan harus disertai alasan cuti dan surat persetujuan diatas materai dari orang tua/ wali mahasiswa.
    2. Pemohon cuti akademik yang disetujui akan dikenakan pembayaran administrasi cuti yang ditentukan bagian keuangan Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  5. Non aktif
  6. Non aktif adalah masa tidak mengikuti Kegiatan Akademik sementara tanpa izin tertulis dari ketua  Stikes Citra Delima Bangka Belitung dengan atau tanpa registrasi.
  7. Masa tidak aktif tetap dihitung sebagai masa studi bagi mahasiswa non-aktif dengan registrasi yang telah menempuh minimal satu semester dan tidak dihitung sebagai masa studi bagi mahasiswa non aktif tanpa registrasi.
  8. Mahasiswa dibebani seluruh biaya pendidikan selama masa non-aktif.
  9. Apabila mahasiswa tidak aktif selama empat semester berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri dari Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Aktif kembali
  1. Aktif kembali adalah masa aktif kembali setelah masa cuti akademik atau non aktif berakhir.
  2. Proses Aktif kembali
    1. Cuti akademik
  1. Mengajukan surat permohonan aktif kembali selambat-lambatnya tujuh hari kerja sebelum masa registrasi dengan melampirkan tembusan SK izin cuti.
  2. Pengisian KRS pada semester berjalan sesuai dengan IPS yang tercantum pada KHS terakhir ketika mahasiswa aktif
    1. Non-aktif
    2. Bagi mahasiswa non-aktif dengan registrasi
  1. Melakukan registrasi ulang semester berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi mahasiswa non-aktif tanpa registrasi, perlu mengajukan surat.
  2. Nilai semester tidak aktif kosong dan pengisian KRS semester berjalan mengikuti jumlah beban SKS maksimal yaitu 15 SKS.
    1. Bagi mahasiswa non-aktif tanpa registrasi
  1. Mengajukan surat permohonan aktif kembali paling lambat tujuh hari kerja sebelum jadwal registrasi semester berjalan.
  2. Setelah permohonan aktif kembali disetujui, mahasiswa malakukan registrasi ulang sesuai ketentuan yang berlaku.
  3. Pemutusan Studi

Pemutusan studi berarti mahasiswa dikeluarkan dari program studi atau Stikes Citra Delima Bangka Belitung karena prestasinya sangat rendah, kelalaian administratif, dan ataua kelalaian mengikuti kegiatan belajar mengajar.

  1. Pemutusan studi pada program sarjana (akademik)

Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang mengalami salah satu kondisi dibawah ini :

  1. Pada akhir semester IV memiliki :
    1. IPK dibawah 2,00
    2. Tabungan kredit tidak mencapai 48 SKS
  2. Pada akhir semester VI memiliki :
    1. IPK dibawah 2,00
    2. Tabungan kredit lulus tidak mencapai 80 SKS
  3. Melebihi batas waktu studi kumulatif yang ditetapkan (14 semester)

 

  1. Pemutusan studi karena kelalaian administratif.

Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang menghentikan studi dua semester berturut-turut atau dalam waktu berlainan tanpa ijin (surat cuti akademik).

  1. Pemutusan studi karena kelalaian mengikuti kegiatan belajar mengajar
  1. Tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar pada semester I dan II tanpa alasan yang dibenarkan.
  2. Tidak mengisi KRS dua semester berturut-turut tanpa alasan yang dibenarkan
  3. Mengundurkan diri dari beberapa matakuliah setelah batas waktu yang ditetapkan tanpa alasan yang dibenarkan.

 

  1. Sanksi Akademik

Sanksi akademik dapat berupa peringatan akademik, pemmutusan studi, sanksi akademik lain dan pelanggaran normatif.

  1. Peringatan Akademik
    1. Peringatan akademik berbentuk surat Kepala Program Studi S1 Keperawatan dan DIII Kebidanan Stikes Citra Delima Bangka Belitung yang ditujukan kepada orang tua/wali untuk memberitahukan bahwa mahasiswa memiliki prestasi rendah. Hal ini dilakukan agar mahasiswa termotivasi untuk belajar.
    2. Peringatan akademik diberikan kepada mahasiswa yang setiap akhir semester mengalami salah satu kondisi dibawah ini :
  1. Indeks prestasi semester dibawah 2,00 dan atau
  2. Indeks prestasi kumulatif dibawah 2,,00.
    1. Peringatan akademik ”anjuran untuk pindah jurusan/program studi” dikenakan  kepada mahasiswa yang menunjukkkan prestasi akademik berikut :
      1. Pada akhir semester II :
      2. IPK dibawah 1,90 dan atau
      3.  Tabungan kredit lulus dibawah 24 SKS
      4. Pada akhir semester III :
      5. IPK dibawah 1,90 dan atau
      6. Tabungan kredit lulus dibawah 36 SKS.
  3. Peringatan akademik pada program profesi dikenakan jika IP semester dibawah 2,75

 

  1. Ketentuan Keuangan

Jenis biaya yang wajib dibayar penuh oleh mahasiswa Stikes Citra Delima Bangka Belitung :

  1. Biaya pengembangan dibayar pada saat melakukan pendaftaran (registrasi awal penerimaan mahasiswa baru), yang hanya satu kali untuk selama masa studi;
  2. Biaya pengembangan pendidikan dibayar di setiap semester yang pembayaran nya dilakukan awal semester;
  3. Biaya satuan kredit semester besarnya tergantung dari jumlah SKS yang di ambil/dikontrak masing-masing mahasiswa sebagaimana tercantum dalam KRS pada semester berjalan dan dibayar setiap semester;
  4. Biaya praktikum, dibayar saat memilih mata kuliah pada program studi masing-masing yang ada kegiatan praktikumnya;
  5. Biaya tugas akhir/skripsi, dibayar saat akan menyusun tugas akhir atau skripsi dengan batas waktu yang ditentukan dan jika masa berlakunya sudah habis maka mahasiswa dapat mengajukan kembali perpanjangan batas waktu dan diwajibkan membayar kembali biaya tugas akhir/skripsi sejumlah yang telah ditetapkan;
  6. Biaya ekstrakurikuler, dibayar saat diterima menjadi mahasiswa yang meliputi biaya : Iuran Kegiatan Mahasiswa (IKM), Program Pengenalan Studi Pendidikan dan asuransi.

 

  1. PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Delima Bangka Belitung menyelenggarakan pendidikan  pada jenjang yang lebih tinggi dari Sekolah Menengah Umum (SMU) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  yang diarahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan di bidang Kesehatan. Stikes Citra Delima Bangka Belitung saat ini menyelenggarakan program pendidikan profesional yang terdiri dari Strata 1 Keperawatan (Sarjana), Diploma III Kebidanan  (Ahli Madya), dan Profesi Ners (Ns).

Sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang menjaga kualitas dari lulusan, maka sistem pendidikan di Stike Citra Delima  mengacu pada  Sistem Satuan Kredit Semester (SKS) untuk S-1, Sistem Paket untuk D-III dan Profesi Ners sesuai dengan peraturan pemerintah. Dengan sistem ini maka satuan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen dan karyawan yang dinyatakan dalam Sistem Kredit. Demikian pula halnya dengan beban studi atau jumlah SKS yang dapat diambil oleh mahasiswa pada semester berikutnya ditentukan oleh nilai prasyarat mahasiswa sebelumnya dan sistem paket, dengan demikian mahasiswa terpacu untuk meningkatkan usaha belajarnya agar dapat lulus tepat waktu dan meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan. Stikes Citra Delima Bangka Belitung juga menyelenggarakan program Semester Pendek di tiap akhir tahun ajaran (bulan Juli - Agustus). Semester pendek diselenggarakan hanya untuk memperbaiki nilai mata kuliah yang pernah ditempuh sebelumnya dan tidak untuk mengambil mata kuliah yang baru. 

 

  1. PROGRAM STUDI STIKES CITRA DELIMA BANGKA BELITUNG
    1. PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

 

STRUKTUR KURIKULUM KKNI 2015

 

SEMESTER I

No

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

PSN 1101

Agama

2

2

 

 

2

SCDBB 1101

Sosiologi I

2

2

 

 

3

PSN 1102

Bahasa Indonesia

2

2

 

 

4

PSN 1103

Keperawatan Dasar I

3

2

1

 

5

PSN 1104

Konsep Dasar Keperawatan I

3

3

 

 

6

PSN 1105

Ilmu Dasar Keperawatan I

4

3

1

 

7

PSN 1106

Falsafah dan Teori Keperawatan

3

3

 

 

 

 

Jumlah

19

17

2

 

 

SEMESTER II

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

SCDBB 1202

Bahasa Inggris I

3

1

2

 

2

PSN 1207

Pancasila

2

2

 

 

3

PSN 1208

Pendidikan dan Promosi Kesehatan

3

2

1

 

4

PSN 1209

Komunikasi Dalam Keperawatan I

2

1

1

 

5

PSN 1210

Konsep Dasar Keperawatan II

3

2

1

 

6

PSN 1211

Keperawatan Dasar II

3

1

 

2

7

PSN 1212

Ilmu Dasar Keperawatan II

4

3

1

 

 

 

Jumlah

20

12

6

2

 

SEMESTER III

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

PSN 1313

Sistem Informasi Keperawatan

2

1

1

 

2

PSN 1314

Kewarganegaraan

2

2

 

 

3

PSN 1315

Keperawatan Medikal Bedah I

5

3

2

 

4

PSN 1316

Keperawatan Maternitas I 

4

2

1

1

5

PSN 1317

Komunikasi dalam Keperawatan II

3

1

1

1

6

PSN 1318

Psikososial dan Budaya dalam Keperawatan

2

2

 

 

7

PSN 1319

Keselamatan Pasien dan Keselamatan Kesehatan Kerja dalam Keperawatan

2

1

1

 

 

 

Jumlah

20

12

6

2

 

SEMESTER IV

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

SCDBB 1403

Bahasa Arab

2

1

1

 

2

SCDBB 1404

Sosiologi II

2

2

 

 

3

PSN 1420

Keperawatan Maternitas II

2

1

1

 

4

PSN 1421

Keperawatan Medikal Bedah II

4

2

2

 

5

PSN 1422

Keperawatan Anak I

4

2

1

1

6

PSN 1423

Keperawatan  Kesehatan Jiwa I

3

2

1

 

7

PSN 1424

Keperawatan HIV –AIDS

2

1

1

 

 

 

Jumlah

19

11

7

1

 

SEMESTER V

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1.

SCDBB 1505

Bahasa Inggris II

3

1

2

 

2.

PSN 1525

Keperawatan Medikal Bedah III

5

3

2

 

3.

PSN 1526

Keperawatan Anak II

2

2

 

 

4.

PSN 1527

Keperawatan Kesehatan  Jiwa II

3

2

 

1

5.

PSN 1528

Keperawatan Menjelang Ajal dan Paliatif

3

2

1

 

6.

PSN 1529

Keperawatan Komunitas I

4

2

2

 

 

 

Jumlah

20

12

7

1

 

SEMESTER VI

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

PSN 1630

Keperawatan Komunitas II

4

2

2

 

2

PSN 1631

Keperawatan Keluarga

5

3

2

 

3

PSN 1632

Metodologi Penelitian

4

3

1

 

4

SCDBB 1606

Elektif I*

2

1

1

 

5

PSN 1633

Keperawatan Gawat Darurat

4

3

1

 

 

 

Jumlah

19

13

6

 

 

SEMESTER VII

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

PSN 1734

Keperawatan kritis

3

2

1

 

2

PSN 1735

Biostatistik

2

1

1

 

3

PSN 1736

Keperawatan Gerontik

4

3

1

 

4

PSN 1737

Keperawatan Bencana

2

2

 

 

5

SCDBB 1707

Praktik Kep. Komunitas

4

 

 

4

6

SCDBB 1708

Elektif II*

2

2

 

 

 

 

Jumlah

17

10

3

4

 

SEMESTER VIII

No.

Kode MK

Mata Ajar

SKS

T

P

PL

1

PSN 1838

Skripsi

5

 

 

5

2

SCDBB 1809

Analisa Data

2

2

 

 

3

PSN 1839

Praktik Keperawatan Medikal Bedah

3

 

 

3

4

PSN 1840

Manajemen Keperawatan

4

3

 

1

 

 

Jumlah

14

5

 

9

 

TOTAL JUMLAH SKS = 148 SKS

 

T    = Teori (dapat berupa kuliah, responsi, tutorial, seminar)

P    = Praktikum

PL = Praktikum lapangan

  1. Profesi Ners

STRUKTUR KURIKULUM KONVENSIONAL

PROFESI NERS

 

SEMESTER 1

KODE MK

MK

BOBOT SKS

NS10

Keperawatan Jiwa

3

NS11

Keperawatan Medikal Bedah

6

NS12

Keperawatan Gadar

6

NS13

Keperawatan Gerontik

3

JUMLAH

18

SEMESTER 2

KODE MK

MK

BOBOT SKS

NS20

Keperwatan Maternitas

4

NS21

Keperawatan Anak

3

NS22

Manajemen Keperwatan

3

NS23

Keperawatan Komunitas

4

NS24

Keperwatan Keluarga

2

NS25

Seminar Keperawatan

2

JUMLAH

18

Total SKS = 36 SKS

 

Pendidikan tahap profesi merupakan kelanjutan dari tahap pendidikan program sarjana keperawatan (S1) dimana tahap ini peserta didik mengaplikasikan teori dan konsep yang didapat selama proses pendidikan sarjana. Kurikulum program profesi ners berjumlah 36 sks (9 stase) yang ditempuh selama 2 semester. Semester 1 terdiri dari 18 sks dan semester 2 berjumlah 18 sks. Program profesi ners terdiri dari 2 gelombang. Gelombang I dimulai pada 5 Oktober 2015 dan gelombang 2 akan dimulai pada Februari 2016. Tahapan kegiatan program profesi dimulai dari tahap persiapan, implementasi, proses bimbingan dan evaluasi kompetensi.

Program profesi ners diawali dengan tes tertulis, tes skill laboratorium dan pembekalan. Penilaian peserta didik terdiri dari 2 yaitu penilaian individu dan kelompok. Penilaian individu terdiri dari Laporan (kasus/resume), Bedside teaching, Presentasi kasus, presentasi jurnal. Penilaian kelompok terdiri dari penyuluhan, TAK, pre dan post conference, ronde keperawatan, seminar kasus dan seminar keperawatan. Pada tahap akhir program profesi ners akan diadakan sumpah profesi.

 

Metode pembelajaran

  1. Pre dan post conference
  2. Tutorial individual yang diberikan preceptor
  3. Diskusi kasus
  4. Case report atau overran dinas
  5. Pendelegasian kewenangan bertahap
  6. Presntasi kasus
  7. Problem solving for better health (PSBH)
  8. Belajar berinovasi dalam pengelolaan asuhan

Metode evaluasi

  1. Log book
  2. Direct observasional of procedure skill
  3. Case test/uji kasus (SOCA-Student Oral Case Analysis)
  4. Critical incidence report
  5. OSCE
  6. Problem solving skill
  7. Kasus lengkap dan resume
  8. Portofolio

Setiap stase memiliki panduan modul praktik. Ujian pada  program profesi ners dilakukan pada setiap stase yaitu ujian supervisi/bedside teaching yang dilakukan oleh preceptor/mentor.

  1. PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN

STRUKTUR KURIKULUM KONVENSIONAL

 

Semester 1

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

Bd. 101

Pendidikan Agama

3

2

1

-

Bd. 102

Pendidikan Kewarganegaraan

3

2

1

-

Bd. 103

Bahasa Indonesia

3

2

1

-

Bd. 201

Biologi Dasar & Biologi Perkembangan

4

2

2

-

Bd. 203

Ketrampilan Dasar Kebidanan 1

3

1

2

-

Bd. 401

Konsep Kebidanan

4

2

2

-

Bd. 501

Ilmu Sosial & Budaya Dasar

3

2

1

-

 

Jumlah

23

13

10

-

Semester II

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

Bd. 202

Komunikasi dalam Praktek Kebidanan

3

1

2

-

Bd. 204

Ketrampilan Dasar Kebidanan II

3

1

2

-

Bd. 402

Etiolegal Dalam Praktek Kebidanan

4

2

2

-

Bd. 403

Kesehatan Masyarakat

4

2

2

-

Bd. 502

Mutu Layanan Kebidanan & Kebijakan Kesehatan

3

2

1

-

SCDBB. 10019

Anatomi Fisiologi

2

1

1

-

SCDBB. 1001

Bahasa Inggris 1

2

1

1

-

SCDBB. 10022

PKDK

3

_

_

3

 

Jumlah

24

10

11

3

                   

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

Bd. 301

Asuhan Kebidanan Kehamilan

5

3

2

-

Bd. 302

Asuhan Kebidanan Persalinan & BBL

5

3

2

-

Bd. 303

Asuhan Kebidanan Nifas & Menyusui

3

2

1

-

Bd. 304

Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita & Anak Pra Sekolah

5

3

2

-

SCDBB. 10023

Pra Praktek Kebidanan I

3

-

-

3

SCDBB. 1002

Bahasa Inggris II

2

1

1

-

 

Jumlah

23

12

8

3

Semester IV

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

Bd. 305

Asuhan Kebidanan Kegawat Daruratan Maternal Neonatal

4

2

2

-

Bd. 306

Asuhan Kebidanan Komunitas

4

2

2

-

Bd. 404

Metode Penelitian

2

1

1

-

SCDBB. 10011

Statistik Kesehatan

3

1

2

-

SCDBB. 1003

Bahasa Inggris III

2

1

1

 

SCDBB. 10020

Farmakologi

2

1

1

-

Bd. 205

Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana

4

2

2

-

SCDBB. 10024

Pra Praktek Kebidanan II

3

-

-

3

 

Jumlah

24

10

11

3

 

Semester V

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

 

Bd. 307

Praktek Kebidanan I

6

-

-

6

 

Bd. 308

Praktek Kebidanan II

6

-

-

6

 

 

Jumlah

12

-

-

12

 

Semester VI

 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

K

 

Bd. 309

Praktek Kebidanan III

8

-

-

8

 

Bd. 503

Laporan Tugas Akhir

3

-

-

3

 

 

Jumlah

11

-

-

11

 

                       

 

Total SKS = 117 SKS

  1. KURIKULUM

 

Stikes Citra Delima Bangka Belitung mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL), pada semua prodi dengan mengedepankan kuliah interaktif yang dialogis serta berbasis  Student Centered Learning (SCL), dan tutorial.  Kompetensi masing-masing mata kuliah diarahkan untuk mencapai ke 3 arah KBK yang mencakup kemampuan penguasaan  pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), sikap dan nilai (afektif) yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir, kebiasaan bertindak yang cerdas dengan penuh tanggung jawab.

Otonomi kampus memberi keleluasaan kepada Stikes Citra Delima untuk mengembangkan kurikulum institusi dengan memadukan kurikulum inti dengan muatan lokal untuk mencapai kompetensi masing-masing lulusan.  Sesuai dengan kompetensi lulusan program S-1 & D-III lebih ditekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan maka kurikulumnya dirancang sedemikan rupa sehingga beban teori menjadi 60% dan praktek 40%. 

Beberapa mata kuliah telah dirancang dalam Problem Based Learning (PBL), Evidence Based Learning (EBL) maupun Practice Based Learning serta Bed Site Teaching. Secara berkala kurikulum dimuktahirkan dengan melibatkan stakeholders, untuk mengakomodasi  perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kesehatan, perubahan peraturan pemerintah dan kebutuhan masyarakat pengguna.

Mata kuliah penunjang kekhususan kompetensi prodi  juga diberikan jika ada disebutkan yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.  Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing lulusan terutama bahasa Inggris dan bahasa jepang maka mahasiswa wajib mengikuti kursus atau Les bahasa Inggris dengan lembaga Pelatihan  yang sudah ditunjuk atau bekerjasama dengan Stikes yang tidak dijadwalkan dalam kurikulum akan tetapi penyelenggaraannya di tentukan oleh masing-masing Prodi dan Lembaga Pelatihan tersebut.

Program pengayaan mahasiswa juga diselenggarakan baik yang terstruktur maupun insidental. Untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi  dan kepemimpinan lulusan, mahasiswa selalu dilibatkan dalam berbagai aktivitas penunjang akademik seperti pelatihan, seminar, lokakarya dan pengabdian masyarakat melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

 

  1. Sistem Kredit

Sistem Kredit adalah  penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, pengalaman belajar, beban kerja dosen, dan beban penyelenggaraan program.

 

  1. Semester

Semester adalah satuan waktu kegiatan belajar yang terdiri atas 16 sampai 21 minggu perkuliahan atau kegiatan terjadwal lainnya, beserta kegiatan iringannya, termasuk di dalamnya 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian atau evaluasi.

 

  1. Satuan Kredit Semester

Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal perminggu yang besarannya untuk tiap SKS adalah :

  • 1 X 50 menit perkuliahan atau tatap muka, lapangan, yang masing-masing diiringi dengan 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri.
  • 2-3  jam praktikum, lapangan, yang masing-masing diiringi dengan 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri.
  • 4-5 jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi dengan 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri.

 

  1. Harga Satuan Kredit Semester Kegiatan Kuliah

Harga Satu Satuan Kredit Semester (1 SKS) kegiatan kuliah ditetapkan setara dengan beban studi tiap minggu selama satu semester terdiri dari tiga kegiatan :

  • 1 jam terjadwal
  • 1 – 2 jam kegiatan terstruktur, yang  direncanakan oleh pengasuh mata ajar yang bersangkutan, misalnya menyelesaikan pekerjaa rumah, menerjemahkan artikel dan sebagainya.
  • 1 – 2 jam kegiatan mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan materi dan sebagainya.

 

  1. Harga Satuan Kredit Semester Seminar Dan Kapita Selekta

Harga satu satuan kredit semester (1 SKS) seminar mengacu kepada kegiatan SKS kuliah antara lain :

  • 1 jam kegiatan terjadwal
  • 1 – 2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan oleh pengasuh mata ajar yang bersangkutan, misalnya menyelesaikan pekerrjaan rumah, menerjemahkan artikel dan sebagainya.
  • 1 – 2 jam kegiatan mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan materi dan sebagainya.
  1. Harga Satuan Kredit Semester Kegiatan di Laboratorium Dan Sejenisnya

Harga satu satuan kredit semester (1 SKS) kegiatan praktikum di laboratorium dan sejenisnya ditetapkan setara dengan beban studi 2 – 3jam kerja laboratorium terjadwal, diiringi dengan :

  • 1 – 2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan oleh pengasuh mata ajar yang bersangkutan, misalnya diskusi dan menyelesaikan laporan.
  • 1 – 2 jam keggiatan mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan materi dan sebagainya.
  1. Harga Satuan Kredit Semester Kerja Lapangan, Klinik Dan Sejenisnya

Harga satu satuan kredit semester (1 SKS) kerja lapangan, klinik, dan sejenisnyadii tetapkan setara dengan 4 - 5jam terjadwal setiap minggu selama satu semester yang diiringi dengan :

  • 1 – 2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan oleh pengasuh mata ajar yang bersangkutan, misalnya menyelesaikan diskusi, seminar, konferensi kasus dan penulisan laporan.
  • 1 – 2 jam kegiatan mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan materi dan sebagainya.
  1. Harga satuan kredit semester kegiatan penelitian pennulisan skripsi dan sejenisnya

Harga satu satuan kredit semester (1 SKS) kegiatan penelitian, penulisan skripsi dan sejenisnya pada dasarnya mengacu pada kegiatan kerja lapangan yaitu setara dengan 4 jam terjadwal setiap minggu selama satu semester yang di iringi dengan :

  • 1 – 2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan oleh pengasuh mata ajar yang bersangkutan, misalnya diskusi, seminar, studi kepustakaan, penelitian laboratorium/lapangan, partisipasi pada suatu lembaga, dan lain-lain.
  • 1 – 2 jam kegiatan mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan materi dan sebagainya.
  • Waktu yang dgunakan mahasiswa untuk pergi dan pulang dari tempat penelitian tidak diperhitungkan.
    1. Tujuan Sistem SKS:
  1. Memberi peluang kepada mahasiswa yang dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
  2. Mempermudah penyesuaian kurikulum secara berkala dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, peraturan pemerintah maupun tuntutan stakeholders.
  3. Memberi kemudahan dalam sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa.
  4. Memungkinkan pengalihan  kredit antar program studi, antar minat atau konsentrasi baik di Stikes Citra Delima Bangka Belitung maupun dengan perguruan tinggi lain.
  5. Memudahkan perpindahan mahasiswa perguruan tinggi lain ke Stikes Citra Delima atau perpindahan mahasiswa Stikes Citra Delima Bangka Belitung  ke perguruan tinggi lain.

 

  1. Administrasi Sistem Kredit Semester

Pelaksanaan Sistem Kredit Semester yang baik memerlukan ketaatan atau disiplin segenap unsur yang terlibat (mahasiswa, dosen, tenaga administrasi) terhadap jadwal kegiataan pendidikan yang telah ditentukan, diantaranya registrasi, perkuliahan, ujian, dan penentuan yudisium.

Untuk keperluan penyelenggaraan administrasi Sistem Kredit Semester Stikes Citra Delima Bangka Belitung telah menetapkan prosedur.

 

  1. Kartu Rencana Studi dan Kartu Perubahan Rencana Studi
  • Kartu Rencana Studi

Kartu Rencana Studi (KRS) merupakan daftar mata kuliah yang ditawarkan pada semester yang akan datang atau yang akan ditempuh oleh mahasiswa, dapat dilakukan melalui sistem manual. Kartu Rencana Studi diisi oleh mahasiswa dengan persetujuan dosen pembimbing akademik.

  • Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS)

Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS) dipergunakan apabila mahasiswa yang telah mengisi KRS rencana mengubah rencana studi nya untuk semester yang sedang berjalan yaitu berupa pembatalan, penambahan, atau mengganti mata kuliah dengan alasan tertentu. KPRS di berlakukan selama 2 minggu sejak awal perkuliahan atau sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan lewat dari batas waktu yang telah ditentukan maka tidak diperbolehkan lagi adanya pembatalan, penambahahan, penggantian mata kuliah. Prosedur pengisian KPRS sama seperti pada KRS.

 

  1. Sistem Paket

Sistem Paket  adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan yang menyatakan beban studi mahasiswa, beban tugas dosen dan beban penyelenggara program (lembaga/unit) pendidikan, dalam satuan Paket untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program.

  1. Tujuan Pendidikan Atas Dasar Sistem Paket
  2. Memberikan kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya sesuai dengan kondisi pribadi dan lingkungan mahasiswa yang bersangkutan.
  3. Mengembangkan kurikulum yang mudah disesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Menyempurnakan penyelenggaraan sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa.

 

  1. Program Semester Pendek (Sisipan)

Program Semester Pendek (sisipan) diselenggarakan pada akhir tahun ajaran antara bulan Juli sampai Agustus sesuai dengan Kalender Akademik Stikes Citra Delima Bangka Belitung. Pelaksanaan semester pendek mengacu pada :

  1. Pelaksanaan yang berdasarkan sisem kredit, dimana beban studi mahasiswa, beban kerja dosen dan penyelenggaraan program dinyatakan  dalam satuan kredit.
  2. Berorientasi untuk membantu mahasiswa memperbaiki nilai mata kuliah yang pernah ditempuhnya.
  3. Hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang pernah menempuh mata kuliah terkait dengan nilai maksimal C.

Penyelenggaraan Semester Pendek :

  1. Tujuan Semester Pendek
  1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperbaiki nilai dengan memanfaatkan masa liburan.
  2. Memberi peluang dan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dapat mempercepat masa studinya dengan nilai yang baik
  1. Mekanisme penyelenggaraan
  1. Program Semester Pendek (sisipan) diselenggarakan setiap tahun di akhir tahun akademik.
  2. Jadwal pelaksanaan semester Pendek adalah diatur sedemikian rupa pada awal penyelenggaraan sehingga beban studi tetap 16 – 20 pertemuan termasuk UAS.
  3. Jumlah dan jenis mata kuliah yang ditawarkan dalam Semester Pendek ditetapkan oleh Prodi Keperawatan sesuai dengan kebutuhan.
  4. Untuk mata kuliah dengan praktikum, maka praktikum tidak diselenggarakan lagi pada SP dan diganti dengan tatap muka.
  5. Jumlah SKS maksimal yang dapat ditempuh oleh setiap mahasiswa adalah 10 SKS, tanpa memperhatikan IPS sebelumnya
  6. IP Semester pendek hanya berpengaruh pada IPK dan tidak berpengaruh pada IP semester sebelumnya
  1. Pendaftaran Semester Pendek
    1. Mahasiswa yang akan mengikuti Semester Pendek harus terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada Tahun Akademik yang sedang berjalan (memiliki Kartu Mahasiswa).
    2. Teknik pendaftaran mata kuliah Semester Pendek secara umum sama dengan semester reguler yang diawali dengan pengisian KRS dibawah bimbingan dosen wali.
    3. Pembayaran SPP Semester Pendek berdasarkan jumlah SKS yang diambil yang besarannya diatur oleh Institusi pada setiap awal penyelenggaraan. Pembayaran dilakukan di bagian keuangan Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Batas Masa Studi

Batas masa studi pendidikan S1 Keperawatan diperhitungkan sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa semester 1 dengan masa terpanjang 10 (sepuluh) dan D-III Kebidanan diperhitungkan sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa semester 1 dengan masa terpanjang 8 (delapan). Apabila mahasiswa telah sampai pada batas masa studi yang diperkenankan, namun belum dapat menyelesaikan program studinya, maka nim yang bersangkutan diganti nim baru (dianggap pindahan selama 1 tahun). Kepadanya hanya diberikan surat keterangan pernah mengikuti pendidikan program S1 Keperawatan dan mahasiswa mengajukan surat permohonan tidak dapat melanjutkan perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku di Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Beban Belajar Mahasiswa

Dalam Satuan Kredit Semester, beban belajar yang harus ditempuh mahasiswa pada setiap semester dapat diketahui secara langsung oleh yang bersangkutan, dan beban belajar tersebut dinyatakan dalam bentuk jumlah SKS dalam setiap semester. Untuk 1 SKS setara dengan 50 menit kegiatan tatap muka, tugas terstruktur selama 60 menit dan belajar mandiri selama 60 menit, sehingga dalam 1 semester dapat ditentukan beban yang ditempuh oleh mahasiswa. Untuk jenjang DIII ditentukan antara 110-120 SKS dengan batas waktu studi 10 semester, untuk jenjang S-1 besarnya beban studi adalah 148-160 SKS dengan batas waktu studi 10 semester. Untuk beban studi mahasiswa 1 semester ditentukan berkisar antara 16-24 SKS atau rata-rata 18-24 SKS untuk jenjang D-III dan S-1.

Tiap tahun akademik terdiri dari semester ganjil dan semester genap, diawal semester ganji tahun pertama seorang mahasiswa memulai studinya dengan jumlah yang ditetapkan.

 

KETENTUAN BEBAN KREDIT PER SEMESTER

INDEKS PRESTASI

  1.  

BEBAN KREDIT

  1.  

> = 3,00

2,50 – 2,99

2,00 – 2,49

1,50 – 1,99

< 1,50

24 SKS

21 SKS

18 SKS

15 SKS

12 SKS

 

 

  1. Beban Mengajar Dosen

Beban mengajar untuk dosen dalam penyelenggaraan kuliah dengan bobot 1 SKS meliputi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan setiap minggu selama 1 semester, yaitu :

  1. 50 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan mahasiswa.
  2. 60 menit kegiatan penilaian mingguan dan menyediakan kesempatan berkonsultasi untuk mahasiswa yang membutuhkannya baik perseorangan atau per kelompok.
  3. Beban mengajar untuk dosen dalam penyelenggaraan praktikum di laboratorium yang berharga 1 SKS meliputi kegiatan setiap minggu selama 1 semester.
  4. 100 menit pengawasan dan bimbingan terhadap kegiatan nyata praktikum oleh mahasiswa di laboratorium secara terjadwal.
  5. 50 menit pengembangan dan perencaan dalam praktikum.

 

  1. Dosen Pembimbing Akademik

Mahasiswa menyusun rencana studinya dengan dibantu oleh seorang dosen pembimbing akademik dalam masa perwaliannya. Penyusunan rencana studi tersebut tidak dapat diwakilkan.

  1. Bimbingan akademik dilaksanakan dibawah koordinator Bidang Kemahasiswaan dan bekerjasama dengan Bidang Pendidikan.
  2. Dosen PA adalah dosen tetap di PSIK Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  3. Dosen PA dalam melaksanakan tugasnya dapat bekerjasama dengan dosen wali.

 

  1. Tugas dosen PA antara lain :
  1. Memeriksa kelengkapan syarat-syarat rencana studi yang harus dipatuhi oleh mahasiswa yang dibimbingnya agar dapat mengikuti program pendidikan dalam semester yang sedang berlangsung.
  2. Wajib berhubungan dengan mahasiswa secara periodik sepanjang semester untuk monitoring maupun membimbing pencapaian prestasi akademik.
  3. Wajib menandatangi, memiliki dan menyimpan KRS yang telah diisi olehh mahasiswa.
  4. Wajib memiliki dan menyimpan buku bimbingan mahasiswa baik untuk kepentingan akademik maupun untuk bimbingan pribadi apabila diperlukan.
  5. Membantu mahasiswa menyusun rencana studi yang akan ditempuh baik jenis mata kuliah maupun besar SKS dengan memperhatikan pencapaian IP semester sebelumnya atau IPK.
  6. Melakukan pertemuan diawal semester untuk memberikan penjelasan beban sks yang akan ditempuh, jenis mata kuliah, mata kuliah prasyarat, bentuk kuliah (ceramah, diskusi, tutorial, laboratorium, praktikum, klinik, lapangan dan riset).
  7. Memotivasi dan menjelaskan strategi pencapaian prestasi akademik.
  8. Membantu memberikan nasihat/konsultasi akademik kepada mahasiswa yang dibimbingnya bila mahasiswa mendapat kesulitan dalam menyelesaikan studinya.
  9. Dosen PA bekerjasama dengan dosen wali dapat menganjurkan kepada mahasiswa untuk pemeriksaan psikologi berkaitan dengan masalah yang dihadapi mahasiswa baik pribadi atau masalah akademik atau rujukan kepada tenaga profesional seperti dokter, psikolog, psikiater dll.

   

  1. PELAKSANAAN PERKULIAHAN

 

Perkuliahan dilingkungan Stikes Citra Delima Bangka Belitung diselenggarakan sesuai dengan penerapan Satuan Kredit Semester, sehingga setiap awal semester mahasiswa diberi kesempatan untuk merencanakan sendiri beban studi dengan petunjuk dan arahan dari dosen pembimbing akademik sesuai prestasi yang telah dicapai pada semester sebelumnya (kecuali untuk mahasiswa baru, seluruh mata kuliah yang ada di semester pertama).

Untuk perkuliahan yang diselenggarakan oleh program studi di lingkungan Stikes Citra Delima Bangka Belitung yaitu perkuliahan di kelas, praktikum di laboratorium, dan praktek klinik / lapangan. Frekuensi perkuliahan dalam satu semester selama 16 minggu termasuk Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester yaitu tatap muka dikelas 14 minggu, 1 minggu Ujian Tengah Semester dan 1 minggu Ujian Akhir Semester.

Bagi dosen yang belum mencapai jumlah 14 kali pertemuan tatap muka, diharuskan melengkapi perkuliahan sebelum masa ujian akhir semester, sedangkan untuk praktikum jumlah pertemuan tiap semester sebanyak 12 kali.

Untuk memperlancar proses belajar mengajar maka berlaku ketentuan sebagai berikut :

  1. Syarat Mengikuti Perkuliahan
  1. Tercatat sebagai mahasiswa aktif  Stikes Citra Delima pada Prodi pada semester berjalan (telah melakukan her-registrasi).
  2. Terdaftar sebagai peserta mata kuliah yang diikuti.

 

  1. Hak dan Kewajiban Peserta Kuliah
  1. Mahasiswa yang berhak mengikuti perkuliahan di Stikes Citra Delima adalah mahasiswa yang telah melakukan registrasi dan terdaftar sebagai peserta perkuliahan pada tahun akademik yang sedang berlangsung.
  2. Setiap mahasiswa berhak memperoleh pengetahuan sejelas-jelasnya dari semua mata kuliah yang ditempuh.
  3. Setiap mahasiswa berhak memperoleh gambaran jelas mengenai rencana materi kuliah (silabus), referensi yang dipakai dan sistem penilaian yang akan dilakukan oleh dosen pengampu pada awal kuliah.
  4. Setiap permulaan semester, mahasiswa wajib mengisi Kartu Rencana Studi (KRS)
  5. Pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dilakukan atas persetujuan dosen Pembimbing Akademik yang ditunjuk oleh Program dan dikembalikan ke bagian Akademik paling lambat 2 minggu setelah kuliah berlangsung.
  6. Setiap mahasiswa wajib mengikuti semua mata kuliah yang telah direncanakan dalam KRS.
  7. Mahasiswa wajib berpartisipasi aktif di dalam kegiatan perkuliahan.
  8. Apabila pada waktunya Dosen belum hadir, mahasiswa dapat menunggu dengan tertib selama-lamanya 30 (tiga puluh) menit. Apabila setelah 30 menit Dosen baru datang, mahasiswa dapat memilih alternatif :
  • Mahasiswa membubarkan diri secara tertib; atau
  • Mahasiswa berunding dengan Dosen untuk melanjutkan perkuliahan.
  1. Mahasiswa berhak melaporkan kepada Pengurus STIKES yaitu BAAK apabila ada dosen yang sering datang terlambat, mengosongkan kuliah, atau memindahkan jadwal kuliah sehingga tumpang tindih dengan kegiatan praktikum atau kegiatan lainnya.
  2. Mengikuti kuliah pada jadwal yang telah ditetapkan dan atau jadwal perubahan yang dibuat oleh dosen pengampuh atas persetujuan peserta kuliah.
  3. Berpakaian seragam sesuai dengan ketentuan Prodi Keperawatan, berpenampilan rapi; name tag, kuku tidak panjang, menggunakan hair net bagi yang tidak berjilbab, kaos kaki putih/cokelat, sepatu hitam tetapi apabila berseragam putih maka sepatu juga menyesuaikan dan menggunakan PIN bagi yang sudah mengikuti CAPPING CEREMONY, bagi yang berjilbab menggunakan jilbab sesuai ketentuan Prodi Keperawatan (hijau mudah dan atau putih) sedangkan bagi laki-laki tidak diperkenankan menggunakan perhiasan selain cincin pernikahan, rambut tebalnya maksimal 3 cm dan panjangnya tidak boleh melebihi garis telinga, bersepatu hitam/putih yang akan disesuaikan berdasarkan kegiatan perkuliahan) tidak dibenarkan memakai sandal, topi, makan, minum, merokok di dalam kelas, atau kegiatan lain yang dapat mengganggu proses belajar mengajar saat berada dilingkungan kampus Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  4. Wajib menjaga ketenangan di dalam maupun di luar kelas.
  5. Setiap mahasiswa yang hadir mengikuti kuliah wajib menandatangani presensi dan tidak boleh kurang dari 75% dari jumlah pertemuan pada setiap mata kuliah.
  6. Mahasiswa yang karena sesuatu hal tidak dapat mengikuti kuliah, wajib membuat surat ijin yang ditujukan kepada Pembantu Ketua I dengan tembusan Ketua Program Studi. Kelalaian pembuatan surat ijin berakibat yang bersangkutan dianggap tidak kuliah. Surat ijin harus diberikan selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setekah waktu ijin. Apabila berhalangan hadir karena sakit, diharapkan wajib melampirkan surat keterangan dokter/berobat.
  7. Mahasiswa wajib mentatati segala ketentuan dan peraturan yang sudah berlaku di Stikes Citra Delima Bangka Belitung, apabila melanggar akan dikenanakan sanksi pelanggaran Pedoman tata tertib kehidupan kampus dan disiplin .
  8. Selama perkuliahan berlangsung, mahasiswa :
    1. Wajib memelihara kebersihan, ketertiban, dan ketenangan dalam ruangan.
    2. Tidak diperkenankan merokok, makan, dan minum dalam ruangan perkuliahan.
    3. Tidak diperkenankan bercakap-cakap atau melakukan perbuatan-perbuatan lain yang dapat mengganggu ketertiban dan ketenangan dalam proses perkuliahan.
    4. Tidak diperkenankan berpindah-pindah tempat duduk dan/atau berjalan-jalan dalam ruangan ketika perkuliahan sedang berlangsung.
    5. Tidak diperkenankan meninggalkan atau keluar dari ruangan tanpa seizin Dosen.
  9. Sebelum perkuliahan di mulai, PJ. MA diharapkan membantu kelancaran kuliah, dengan cara misalnya membersihkan papan tulis, mengambil presensi, alat tulis (spidol dan penghapus) dan air minum dosen. Dan mengembalikan kembali peralatan yang sudah digunakan pada tempatnya. (PJ. MA bertanggung jawab penuh kebutuhan selama proses perkuliahan).
  10. Kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan dicatat oleh Dosen. Apabila Dosen mengedarkan presensi untuk ditandatangani/diparaf oleh mahasiswa, diminta agar mahasiswa membubuhkan tanda tangan/paraf untuk dirinya sendiri, tidak membubuhkan tanda tangan/paraf untuk mahasiswa lain.
  11. Pada saat perkuliahan berakhir, mahasiswa baru dapat meninggalkan ruang kuliah setelah diizinkan oleh Dosen.

 

  1.   Hak dan Kewajihan Dosen
  1. Berhak menegur maupun mengeluarkan peserta kuliah yang dianggap mengganggu proses belajar-mengajar.
  2. Berhak memperoleh fasilitas yang memadai guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar (misal : LCD, set komputer, laptop, OHP, plastik tranparansi, mic, dll).
  3. Berhak menegur atau tidak memberikan wewenang untuk tidak mengizinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan, bagi mahasiswa yang :
  • Tidak mentaati tata tertib yang telah ditentukan oleh institusi.
  • Datang tidak tepat waktu atau datang setelah perkuliahan telah dimulai 15 menit dari yang di jadwalkan.
  1. Memberikan kuliah sesuai dengan silabus dan jadwal yang telah ditetapkan. Apabila menghendaki perubahan jadwal harus ada kesepakatan dengan peserta kuliah dan memberitahukan kepada bagian akademik.
  2. Datang tepat waktu dengan toleransi keterlambatan 30 menit dari jadwal yang telah ditetapkan, kecuali ada pemberitahuan sebelumnya.
  3. Berpakaian, berpenampilan, dan berperilaku sopan pada saat mengajar.
  4. Wajib memberikan silabus, menjelaskan pustaka/referensi yang digunakan, menjelaskan aturan dan sistem penilaian yang akan diterapkan bagi mata kuliah yang ditempuh pada saat awal kuliah.
  5. Wajib menandatangani presensi, menulis tanggal kuliah, jumlah pertemuan, waktu mulai hingga berakhirnya kuliah serta mengisi materi kuliah pada lembar kehadiran atau presensi dosen.
  6. Wajib melakukan presensi atau melakukan checking kehadiran mahasiswa pada saat mengajar.
  7. Wajib melarang mahasiswa untuk tidak mengikuti Ujian Akhir Semester apabila presentasi kehadiran mahasiswa kurang dari 75% dari jumlah pertemuan pada setiap mata kuliah. 

 

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah

Pada setiap akhir semester, Ketua Program Studi mengajukan usulan dosen penanggung jawab mata kuliah untuk semester berikutnya, dengan kriteria sebagai berikut :

  1. Dosen tetap Stikes Citra Delima Bangka Belitung, serendah-rendahnya pendidikan S-1 atau D-IV.
  2. Dosen tidak tetap Stikes Citra Delima Bangka Belitung, serendah-rendahnya pendidikan S-1 atau D-IV.
  3. Dosen penanggung jawab mata kuliah di perbolehkan memegang paling banyak empat mata kuliah dengan beban 6 SKS per semester.
  4. Dosen yang memiliki kualifikasi yang relevan dengan mata kuliah.

 

 

 

  1. Kuliah Kerja Nyata

Kuliah kerja nyata wajib di ikuti oleh mahasiswa program S-1 dan D-III di Stikes Citra Delima Bangka Belitung. Kuliah kerja nyata ditawarkan pada semester ganjil dan genap serta dapat di ikuti oleh mahasiswa yang telah menempuh minimal 100 SKS.

  1. EVALUASI

Pencapaian keberhasilan studi mahasiswa dalam kurun waktu semesteran di evaluasi melalui serangkaian ujian kompetensi akademik (ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif). Untuk mata kuliah yang ditempuh pada semester yang bersangkutan. Ujian kompetensi akademik yang dimaksud dalam bentuk :

  1. Ujian Normatif yang dilaksanakan terdiri dari kuis/responsi, ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
  2. Ujian lisan yang terdiri dari ujian komprehensif/tugas akhir/skripsi/karya  tulis ilmiah.
  3. Ujian dalam bentuk lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penyelenggaraan serangkain ujian tersebut di atas dimaksudkan untuk :

  1. Mengetahui tingkat keberhasilan studi mahasiswa pada setiap mata kuliah yang ditempuhnya;
  2. Mengetahui posisi kemampuan akademik mahasiswa didalam berbagai strata kelompok studi (kelas, angkatan, program studi);
  3. Mengetahui tingkat keberhasilan dosen dalam penyelenggaraan pembelajaran (perkuliahan).

Pelaksaan ujian tersebut diatur berdasarkan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pelaksaan ujian
    1. Ujian semester dilaksanakan dua kali, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).
    2. Ujian UTS dan UAS dilaksanakan secara teratur dan terjadwal.
    3. Jadwal ujian semester dan pelaksanaan nya  ditetapkan oleh Ketua Program Studi seseuai kalender akademik.
    4. Kuis dan ujian praktikum dilaksanakan sesuai dengan jadwal dosen yang bersangkutan.

 

  1. Dosen Penguji Ujian

Dosen yang berhak menguji pada UTS dan UAS adalah :

  1. Dosen Tetap Stikes Citra Delima Bangka Belitung serendah-rendahnya berpendidikan S-1 atau D-IV.
    1. Dosen Tidak Tetap Stikes Citra Delima Bangka Belitung serendah-rendahnya berpendidikan S-1 atau D-IV.
    2. Dosen yang memiliki kualifikasi yang relevan dengan mata kuliah.

 

  1. Persyaratan Ujian

Mahasiswa diperkenankan mengikuti UTS ataupun UAS apabila telah memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester  yang bersangkutan.
  2. Memenuhi persyaratan kehadiran minimal 75% untuk setiap mata ajar yang diambil pada semester yang bersangkutan.
  3. Alasan ketidak hadiran hanya dapat dibenarkan jika sakit dengan surat keterangan dokter atau karena alasan lain yang mendapat persetujuan dari dosen wali.
  4. Memenuhi persyaratan administrasi antara lain : membayar biaya semester yang bersangkutan, mengganti peralatan yang rusak/hilang atas tanggung jawabnya.
  5. Menunjukkan kartu ujian yang ditanda tangani oleh ketua program. Untuk ujian riset/skripsi maka mahasiswa harus lulus semua mata kuliah yang dipersyaratkan pada program sarjana keperawatan.

 

  1. Tata Tertib Ujian

Selama pelaksaan ujian, mahasiswa diwajibkan untuk mentaati tata tertib sebagai berikut :

  1. Peserta ujian harus sudah berada dalam ruang ujian minimal 10 menit sebelum ujian dimulai dengan memakai seragam kuliah serta atribut lengkap sesuai dengan ketentuan Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  2. Peserta ujian yang datang terlambat hanya dapat mngikuti ujian setelah mendapat izin dari Ketua Program studi masing-masing.
  3. Peserta ujian hanya diperkenankan membawa alat tulis, kecuali alat tertentu yang diijinkan pengawas ujian.
  4. Selama mengikuti ujian , peserta tidak diperkenankan untuk meninggalkan tempat duduk/ruang ujian tanpa seijin pengawas, merokok/makan dalam ruangan, tidak mengaktifkan handphone serta perbuatan lainnya yang mengganggu ketertiban dan ketenangan ujian.
  5. Tata tertib dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kondisi Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Sistem Evaluasi/Penilaian

Evaluasi Penilaian hasil belajar Mahasiswa di  Stikes Citra Delima Bangka Belitung ditetapkan sebagai berikut :

  1. Penilaian Hasil Belajar

Penilaian hasil belajar terhadap penguasaan materi mahasiswa, baik yang bersifat kognitif, psikomotor maupun afektif. Bentuk tes untuk penilaian berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes perbuatan. Sistem penilaian yang digunakan adalah Penilaian Acuan Normal (PAN), Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau kombinasi keduanya. Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah sistem penilaian standar mutlak atau penilaian yang dikaitkan dengan tujuan instruksional yang harus dikuasai oleh peserta didik, dengan demikian derajat keberhasilan peserta didik dibandingkan dengan tujuan yang seharusnya dicapai, bukan dibandingkan dengan rata-rata kelompoknya. Sistem ini mengacu pada konsep belajar tuntas (mastery learning). Penilaian Acuan Normal (PAN) merupakan sistem penilaian dimana derajat keberhasilan peserta didik dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok atau kelasnya.

 

  1. Nilai
  1. Nilai absolut adalah nilai murni (nilai mutlak) yang dikelompokkan dalam bentuk angka pecahan dengan rentang skor antara 0 – 100. Nilai ini berasal dari dosen pengajar mata kuliah tunggal atau penilaian beberapa dosen pengajar kelompok (team teaching), dari nilai kuis, penugasan, UTS, laporan hasil praktikum/kerja lapangan, ujian praktikum/praktek dan UAS.
  2. Nilai angka mutu adalah nilai yang berasal dari nilai absolut yang dikelompokkan dalam bentuk angka desimal yang menunjukkan nilai mutu antara 0 - 4.
  3. Lambang atau huruf mutu adalah nilai yang berasal dari angka nilai mutu yang dikelompokkan dalam bentuk huruf A, B, C, D dan E.
  4. Perhitungan Nilai

Nilai akhir mata kuliah (sebelum dijadikan huruf mutu) sekurang-kurangnya merupakan gabungan dari tiga jenis evaluasi dengan bobot yang berbeda. Tiap jenis evaluasi tidak boleh dikonversikan terlebih dahulu menjadi huruf mutu, artinya masing-masing jenis evaluasi harus tetap berupa skor mentah. Konversi dilakukan setelah semua skor mentah tiap jenis evaluasi mata kuliah yang bersangkutan digabungkan menjadi skor akhir.

       Penghitungan dengan menggabungkan ketiga jenis penilaian yang memiliki bobot berbeda adalah sebagai berikut :

  1.  

Tugas Individu: 10 %

Tugas Terstruktur : 10%

Kehadiran : 10 % dari Jumlah Kehadiran

  1.  

Praktik                    : 40 % dari jumlah nilai teori

 

Tabel :  Bobot nilai hasil evaluasi belajar

No

Nilai Absolut

Angka Mutu

Huruf Mutu

Pengelompokkan Nilai

1

80 – 100

4

A

Baik Sekali

2

65 – 79

3

B

Baik

3

56 – 64

2

C

Cukup

4

41 – 55

1

D

Kurang

5

< 40

0

E

Gagal

 

  1. Pengadministrasian Nilai Akhir
    1. Daftar nilai akhir untuk setiap mata kuliah sesuai kontrak kredit mahasiswa;
    2. Nilai akhir diserahkan ke Program Studi oleh masing-masing pengampu mata kuliah, sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan;
    3. Nilai akhir selanjutnya oleh Ketua Program Studi diserahkkan ke Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk dijadikan data entry nilai mata kuliah dan duplikatnya diserahkan ke Dosen Pembimbing Akademik sebagai arsip nilai;
    4. Nilai akhir yang dipublikasikan merupakan hasil yudisium.

 

Nilai mutu C merupakan prasyaratan minimum kelulusan setiap mata ajar yang dinyatakan absah sepanjang masa studi. Perbaikan nilai yang belum mencapai syarat kelulusan dimungkinkan sepanjang kurun waktu masa studi. Nilai akhirmata ajaran kunci/penutup yaitu Mata Ajar Riset Keperawatan minimal nilai mutu C

  1. Nilai Akhir

Nilai akhir dapat dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut :

Huruf Mutu (HM)

Angka Mutu (AM)

  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  

T

Tidak Lengkap

  • K

Kosong

 

  1. Huruf T (Tidak Lengkap)
  2. Diberikan kepada mahasiswa yang belum memenuhi sebagian evaluasi yang ditetapkan seperti UTS, UAS atau kelengkapan tugas yang diberikan.
  3. Setelah evaluasi  terpenuhi maka huruf T harus segera dirubah kedalam huruf mutu A, B, C, D atau E.
  4. Apabila perubahan huruf T tidak dapat dipenuhi karena alasan sakit keras, kecelakaan dan musibah lain yang  bisa dimaklumi dalam jangka waktu yang telah ditentukan  (2 minggu setelah UAS) maha huruf T harus segera dirubah kedalam huruf mutu A, B, C, D atau E dengan tetap mempertimbangkan besarnya bobot masing-masing item evaluasi.
  5. Huruf K (Huruf Kosong)

Pemberian huruf K dilakukan jika :

  1. Mahasiswa mengundurkan diri saat semester yang ditempuh sedang berjalan.
  2. Mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester sampai batas waktu yang ditentukan untuk mengikuti ujian susulan dengan alasan yang bisa dibenarkan seperti sakit dengan perawatan yang lama dengansurat keterangan dokter, musibah keluarga yang mengganggu kegiatan belajar mahasiswa dengan surat keterangan dari orang tua/wali.

 

Jika mata kuliah yang memperoleh huruf K ditempuhkembali maka harus segera dirubah ke dalam bentuk huruf mutu A, B, C, D atau E.

 

  1. Nilai Akhir yang Syah
    1. Nilai akhir  dinnyatakan syah  apabila mahasiswa terdaftar pada semester yang bersangkutan, dan  mata kuliah tersebut  terdaftar dalam KRS pada semester bersangkutan.
    2. Jika  tidak memenuhi  persyaratan diatas maka nilai akhir pada mata kuliah yang bersangkutran diinyatakan tidak syah (gugur).
    3. Nilai akhir yang telah diumumkan tidak dapat  diganti dengan alasan apapun kecuali melalui prosedure perbaikan  niilai sesuai ketentuanyang telah ditetapkan (diberi kesempatan perbaikan nilai 1 kali pada ujian akhir semester.
    4. Apabila kesempatan 1 kali perbaikan nilai UAS tidak menunjukkan perubahan atau lebih buruk maka perbaikan nilai hanya bisa ditempuh dengan mengikuti semester pendek atau menempuh kembali mata kuliah  tersebut.
    5. Nilai akhir yang di ambil dan dianggap syah setelah melalui berbagai tahapan perbaikan adalah nilai yang tinggi dan dinyatakan dengan huruf mutu.

 

  1. Indeks Prestasi Mahasiswa
  1. Indeks Prestasi Mahasiswa
    1. Indeks prestasi (IP)
  1. Indeks Prestasi (IP) adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dalam satu semester dan dihitung setiap akhir semester.
  2. Rumus perhitungannya

 

IP = Jumlah (angka mutu x SKS)

                        Jumlah SKS

  1. IP dihitung oleh bagian akademik dan disampaikan kepada mahasiswa pada saat yang bersangkutan hendak melakukan pengisian KRS. Dosen wali bersama-sama mahasiswa dapat pula melakukan penghitungan IP pada saat pengisian Kartu Kemajuan Studi (KKS) pada akhir semester bersangkutan dan pengisian KRS untuk semester berikutnya.
    1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
  2. IPK merupakan angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai semester paling akhir yang ditempuh dan dihitung di akhir setiap semester.
  3. Rumus Perhitungannya

Jumlah (angka mutu x SKS) seluruh semester

IPK = Jumlah SKS seluruh semester

     Demi peningkatan kualitas lulusan STIKES Citra Delima Bangka Belitung maka kelulusan dengan IPK minimal 2,75.

  1. Predikat Kelulusan

Predikat Kelulusan sesuai SK Mendiknas no 232/U/2000 adalah sebagai berikut :

  1. IPK =      2,00 – 2,75 Memuaskan
  2. IPK        =          2,76 – 3,50 Sangat Memuaskan
  3. IPK        =          3,51 – 4,00 Dengan Pujian

Predikat Kelulusan Cum Laude ditentukan juga oleh masa studi maksimum S1, yaitu n+1 dimana n adalah jumlah tahun masa kuliah terjadwal. Masa cuti akademik resmi tidak dihitung sebagai masa kuliah mahasiswa.

 

  1. PENYUSUNAN TUGAS AKHIR

 

Untuk mengakhiri studi pada tahap akademik (sarjana) maka mahasiswa diwajibkan melakukan penyusunan riset/skripsi dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa yang telah menyelesaikan dan lulus seluruh mata kuliah wajib.
  2. Memiliki kartu mahasiswa
  3. Memiliki KRS yang mencantumkan riset / skripsi.
  4. Pembimbing utama dan pendamping di tunjuk oleh ketua jurusan/ ketua program
  5. Pembimbing utama dan pendamping pada dasarnya adalah tenaga akademik tetap yang serendah-rendahnya berjabatan ketua stikes.
  6. Apabila pada butir (5) tidak terpenuhi maka pembimbing utama dan pendamping adalah serendah-rendahnya asisten ahli.
  7. Apabila dalam pelaksanaan penelitian dirasakan perlu adanya pembimbing  lapangan maka ketua program/jurusan dapat menunjuk pembimbing lapangan dari institusi tempat mahasiswa melakukan penelitian.
  8. Apabila mahasiswa tidak mampu menyelesaikan satu semester maka mahasiswa diperkenankan memperbaiki pada semester berikutnya dengan mencantumkan kembali ke dalam KRS.
  9. Apabila riset/skripsi tidak dapat diselesaikan dalam dua semester berturut-turut maka mahasiswa diharuskan menempuh kembali dengan toopik yang berbeda dan pembimbing sama.
  10. Hurup mutu riset/skripsi sekurang-kurangnya adalah C.

 

Skripsi merupakan atau karya tulis ilmiah tugas akhir yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa untuk menyelesaikan Program Studi Keperawatan di STIKES Citra Delima Bangka Belitung yaitu suatu tahap dalam proses pembelajaran yang menggambarkan telah diselesaikannya semua mata kuliah wajib maupun pilihan sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

1.Tujuan dari penulisan skripsi atau Karya Tulis Ilmiah adalah :

  1. Mengenal masalah kesehatan yang aktual khususnya di bidang keperawatan.
  2. Menganalisa masalah kesehatan
  3. Menyelesaikan masalah kesehatan
  4. Menyelesaikan prasarat kelulusan dan mata kuliah dimasing-masing prodi

2.Syarat  penyusunan

Pra Penyusunan

  1. Mahasiswa diijinkan membuat tugas akhir setelah memiliki sejumlah SKS dengan ketentuan minimal 120 SKS untuk sarjana dan 91 SKS untuk Diploma serta nilai D tidak boleh lebih 20% dari 6 SKS dan tidak ada nilai E.
  2. Nilai Mata Kuliah Metodologi Penelitian minimal C.
  1. Skripsi atau tugas akhir merupakan penyelesaian studi mahasiswa yang dilakukan dengan melakukan seminar dan penulisan skripsi dengan bobot 5 SKS serta penulisan proposal dengan bobot 2 SKS sedangkan untuk karya tulis ilmiah bobot 4 sks.
  2. Mahasiswa wajib melakukan pendaftaran dan mengisi KRS sesuai dengan jadwal heregristrasi pada kalender akademik.
  3. Mahasiswa wajib melunasi kewajiban keuangan sesuai dengan jumlah SKS yang diambil.
  4. Mahasiswa wajib mengisi formulir pendaftaran penyusunan skripsi atau tugas akhir dengan mengusulkan tiga (3) topik.
  5. Pemeriksaan atas keaslian topik dan proposal yang diusulkan  dilakukan oleh  komisi skripsi.
  6. Ketua Stikes Citra Delima Bangka Belitung kemudian menerbitkan surat keputusan tentang pengangkatan dosen pembimbing penyusunan skripsi atau karya tulis ilmiah berdasarkan surat pernyataan kesediaan dosen pembimbing tersebut.
  7. Setelah diperoleh persetujuan, mahasiswa akan diberi surat pengantar kepada dosen pembimbing dan formulir surat pernyataan kesediaan dosen yang ditandatangani oleh pembimbing. Surat pernyataan ini setelah diisi diserahkan kepada ketua program studi. Untuk diteruskan kembali kepada ketua Stikes Citra Delima Bangka Belitung.

 

  1. Pelaksanaan Penyusunan Skripsi/Karya Tulis Ilmiah
  1. Mahasiswa menyusun skripsi/Karya Tulis Ilmiah  pada semester yang berjalan, apabila penyusunan tidak bisa diselesaikan sampai herregestrasi berikut maka mahasiswa dapat mengajukan perpanjangan pada semester berikutnya dengan mengisi KRS dengan status U (Ulang), pada kolom skripsi/Karya Tulis Ilmiah dan formulir perpanjangan di bidang akademik, serta membayar biaya bimbingan.
  2. Dosen pembimbing hendaknya memberikan bimbingan dan petunjuk serta mengarahkan mahasiswa di dalam menyelasikan tugasnya. Dalam teknik penulisan skripsi atau karya tulis ilmiah  dosen pembimbing mengacu pada petunjuk.
  3. Konsultasi mahasiswa dengan dosen pembimbing dilakukan sekurang-kurangnya dua minggu sekali, dibuktikan di dalam buku bimbingan penyusunan tugas akhir.
  4. Dalam pelaksanan tugasnya, dosen pembimbing memberikan bimbingan teknis kepada mahasiwa. Dosen pembimbing I dan II ditetapkan dengan ketua Prodi.
  5. Berada di semester VII atau lebih untuk Program sarjana dan disemester V atau lebih untuk program diploma.

 

  1. Syarat administratif
  1. Membayar uang administrasi Skripsi.
  2. Telah mendaftarkan diri untuk melakukan penelitian (dengan     menunjukkan bukti pembayaran).

 

Catatan :            Penjelasan  tetang tekhnik pelaksanaan skripsi atau karya tulis ilmiah lebih lanjut tertuang dalam panduan Skripsi yang akan di bagikan pada saat akan dilaksanakan skripsi atau karya tulis ilmiah.

  1. YUDISIUM DAN WISUDA

 

  1. Yudisium
  2. dan Ahli Madya Kebidanan (Amd. Keb.). Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dalam bentuk rapat yang dihadiri oleh semua dosen tetap  dan bagian yudisium ujian prodi serta dipimpin oleh Ketua Stikes Citra Delima Bangka Belitung atau pejabat yang ditunjuk. Yudisium dilaksanakan pada akhir program setelah mahasiswa menempuh skripsi/karya tulis ilmiah. Adapun ketentuan yudisium dan pelepasan mahasiswa  sebagai berikut :

Syarat Yudisium :

  1. Tercatat sebagai mahasiswa  Stikes Citra Delima Bangka Belitung pada masing-masing program studi pada  semester berjalan.
  2. Menyerahkan surat atau bukti telah menyelesaikan semua administrasi dan bukti telah bebas SPP dari bagian keuangan.
  3. Telah lulus pendadaran.
  4. Menyerahkan naskah skripsi/karya tulis ilmiah yang telah disyahkan (ditandatangani) oleh semua penguji sebanyak tujuh eksemplar yang belum dijilid sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan ke Program Studi.
  5. Menyerahkan  surat  keterangan  bebas  laboratorium  dan  bebas  perpustakaan. 
  6. Telah membayar biaya penyelenggaraan yudisium yang telah ditetapkan oleh Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  7. Menyerahkan CD berisi File Skripsi ke Ketua Program Studi masing-masing.
  8. Menyerahkan Pas Photo berwarna sesuai dengan ketentuan ke Ketua Program Studi masing-masing.

Ketentuan yang berlaku pada Yudisium

Semua persyaratan harus sudah diserahkan tiga hari sebelum rapat yudisium.

Catatan :  Rapat Yudisium dilaksanakan satu bulan sebelum Wisuda, kecuali ada perubahan jadwal dari pimpinan

  1. Wisuda

Upacara wisuda merupakan salah satu bentuk upacara akademikdan sebagai tradisi akademik yang diselenggarakan dalam forum sidang senat terbuka perguruan tinggi untuk melantik lulusan yang telah menyelesaikan studinya.

Penyelenggaraan wisuda Stikes Citra Delima Bangka Belitung dilaksanakan satu kali periode kelulusan satu tahun yang biasanya disenggarakan di akhir semester genap.

Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dari suatu program studi di Stikes Citra Delima Bangka Belitung wajib mengikuti upacara wisuda pada periode kelulusannya. Pada pelaksanaan wisuda, Ketua Stikes Citra Delima memberikan penghargaan kepada Wisudawan terbaik pada set iap Program Studi.

Syarat untuk menjadi wisudawan Stikes Citra Delima Bangka Belitung:

  1. Tercatat sebagai mahasiswa  Stikes Citra Delima Bangka Belitung pada masing-masing program studi pada  semester berjalan.
  2. Menyerahkan surat atau bukti telah menyelesaikan semua administrasi dan bukti telah bebas SPP dari bagian keuangan.
  3. Telah yudisium.
  4. Telah membayar biaya penyelenggaraan wisuda yang telah ditetapkan oleh Stikes Citra Delima Bangka Belitung.
  5. Mendaftarkan diri ke bagian panitia penyelenggaraan wisuda selambat-lambatnya 1 bulan sebelum pelaksanaan upacara wisuda.

 

  1. IJAZAH
    1. Permohonan penandatan ijazah harus dilengkapi dengan laporan kelulusan, berita acara ujian berikut nilai hasil ujian tugas akhir (skripsi) sebagai pembulatan studi dan transkip akademik atau profesi untuk seluruh beban studi mahasiswa yang bersangkutan.
    2. Mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program akademik akan mendapatkan ijazah Sarjana Keperawatan (S. Kep) dan Ahli Madya Kebidanan (Amd. Keb).